Penetapan Kadar Flavonoid Pada Salep Ekstrak Biji Mahoni (Swietenia macrophylla) Dengan Metode Spektrofotometri UV-Vis

Authors

  • nia kurniasih
  • Adis Dwi Elianti STIKes Muhammadiyah Ciamis
  • Nurhidayati Harun STIKes Muhammadiyah Ciamis
  • Susan Sintia Ramdhani STIKes Muhammadiyah Ciamis
  • Marlina Indriastuti STIKes Muhammadiyah Ciamis

DOI:

https://doi.org/10.56359/pharmgen.v5i2.1163

Keywords:

biji mahoni, flavonoid, salep, spektrofotometri UV-Vis

Abstract

Pendahuluan: Luka pada kulit merupakan masalah kesehatan yang memerlukan penanganan yang tepat agar proses penyembuhan berlangsung optimal. Pemanfaatan bahan alam sebagai alternatif terapi terus dikembangkan karena relatif aman dan memiliki aktivitas biologis yang potensial. Biji mahoni (Swietenia macrophylla) diketahui mengandung senyawa flavonoid yang berperan sebagai antioksidan dan antiinflamasi sehingga berpotensi dikembangkan dalam sediaan topikal.

Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi karakteristik fisik dan menentukan kadar flavonoid pada sediaan salep ekstrak biji mahoni menggunakan metode spektrofotometri UV-Vis.

Metode: Ekstrak biji mahoni diperoleh melalui metode maserasi menggunakan etanol 70% dan diformulasikan ke dalam sediaan salep dengan variasi konsentrasi ekstrak 30% (F1), 40% (F2), dan 50% (F3). Evaluasi fisik meliputi uji organoleptik, homogenitas, pH, daya sebar, dan daya lekat. Penetapan kadar flavonoid dilakukan menggunakan metode kolorimetri dengan pereaksi aluminium klorida (AlCl₃) dan diukur menggunakan spektrofotometer UV-Vis. Data dianalisis menggunakan uji One Way ANOVA.

Hasil: Seluruh formula memenuhi persyaratan evaluasi fisik sediaan salep. Kadar flavonoid meningkat seiring dengan peningkatan konsentrasi ekstrak, yaitu sebesar 12,22 mg QE/g pada F1, 16,87 mg QE/g pada F2, dan 20,00 mg QE/g pada F3. Hasil analisis statistik menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan antar formula (p = 0,002).

Kesimpulan: Sediaan salep ekstrak biji mahoni memenuhi parameter evaluasi fisik dan mengandung flavonoid yang kadarnya meningkat seiring dengan peningkatan konsentrasi ekstrak. Variasi konsentrasi ekstrak memberikan pengaruh yang signifikan terhadap kadar flavonoid dalam sediaan salep.

References

Agustina, R., Agustin, L., & Priyadi, S. (2020). Validasi Metode Analisa Total Flavonoid Content Menggunakan Spectrofotometer Uv/Vis Jurusan Teknik Kimia Di Politeknik Negeri Malang. Jurnal Teknik: Ilmu Dan Aplikasi, 8(1), 34–41.

Ayuningtyas, N. D., & Bani, F. (2018). Penetapan Kadar Total Flavonoid Ekstrak Etanol Biji Mahoni ( Swietenia Mahagoni L.) Dengan Metode Spektrofotometri Uv-Vis. Jurnal Farmasi & Sains Indonesia, 1(2), 1–7. Http://Journal.Akfarnusaputera.Ac.Id/

Badia, E., Wibawa, A., Yodha, M., Husada, B., Oleo, U. H., Oleo, U. H., & Meistera, B. (2022). Formulasi Sediaan Salep Ekstrak Batang Meistera Chinensis. 11, 19–28. Https://Doi.Org/Https://Doi.Org/10.46356/Wfarmasi.V8i1

Basyar, F. K., Carolia, N., & Oktarlina, R. Z. (2022). Aktivitas Antibakteri Dari Tanaman Mangga ( Mangifera Indica L .): Tinjauan Pustaka Antibacterial Activity Of Mango Plants ( Mangifera Indica L . ): A Literature Review. Jurnal Medula, 9, 31–36.

Depkes Ri. (2020). Pharmacopoeias And Formularies. Bmj, 2(5096), 601–602. Https://Doi.Org/10.1136/Bmj.2.5096.601

Jacob, J. M., Oematan, A. B., & Maakh, Y. F. (2022). Uji Karakteristik Sediaan Salep Ekstrak Etanol Buah Makasar (Brucea Javanica [L.] Merr) Sebagai Kandidat Salep Untuk Luka Insisi Dan Luka Diabetes. Jurnal Kajian Veteriner, 10(1), 38–50.

Kawarnidi, T., Septiarini, A. D., & Wardani, T. S. (2022). Formulasi Dan Evaluasi Salep Ekstrak Daun Ketepeg Cina ( Cassia Alata L .) Dengan Basis Vaselin Album Dan Cera Alba Terhadap Jamur Candida Albicans. Jurnal Farmasi Dan Kesehatan Indonesia, Ii, 1–11.

Kilis, T. N. I. ., Karauwan, F. A., Sambou, C. N., & Lengkey, Y. K. (2020). Formulasi Sediaan Salep Ekstrak Daun Salam Syzygium Polyanthum Sebagai Antibakteri Staphylococcus Aureus. Biofarmasetikal Tropis, 3(1), 46–53. Https://Doi.Org/10.55724/J.Biofar.Trop.V3i1.255

Mahyuni, S., & Sausan, A. S. (2024). Efektivitas Salep Ekstrak Etanol 70 % Daun Bandotan ( Ageratum Conyzoides L .) Terhadap Staphylococcus Aureus Dan Propionibacterium Acnes. 9(1), 14–24.

Nicolescu, A., Ioan, C., & Mocan, A. (2025). Total Flavonoid Content Revised : An Overview Of Past , Present , And Future Determinations In Phytochemical Analysis. Analytical Biochemistry, 700(January), 115794. Https://Doi.Org/10.1016/J.Ab.2025.115794

Oktaviani, D. J., Widiyastuti, S., Maharani, D. A., Amalia, A. N., Ishak, A. M., & Zuhrotun, A. (2019). Review: Bahan Alami Penyembuh Luka. Farmasetika.Com (Online), 4(3), 44. Https://Doi.Org/10.24198/Farmasetika.V4i3.22939

Pratama, M. J. P., Hartanti, D. A. S., & Zuhria, S. A. (2022). Uji Kandungan Antioksidan Dan Flavonoid Ekstrak Daun Tanaman Mahoni (Swietenia Mahagoni). Stigma, 15(September), 73–76. File:///C:/Users/Admin/Downloads/Uji+Kandungan+Antioksidan+Dan+Flavonoid+Ekstrak+Daun+Tanaman+Mahoni+(73-76) (8).Pdf

Riwanti, P., Izazih, F., & Hang, Universitas Hang Tuah Surabaya, S. I. (2020). Pengaruh Perbedaan Konsentrasi Etanol Pada Kadar Flavonoid Total Ekstrak Etanol 50,70 Dan 96% Sargassum Polycystum Dari Madura. 2(2), 82–95.

Utami, R., & Rosa, Y. (2020). Uji Aktivitas Ekstrak Etanol Biji Mahoni ( Swietenia Mahagoni Jacq ) Terhadap Penurunan Kadar Gula. Jurnal Ilmiah Bakti Farmasi, 2, 23–28.

Downloads

Published

30-06-2026

How to Cite

kurniasih, nia, Elianti, A. D. ., Harun, N. ., Ramdhani, S. S. ., & Indriastuti, M. . (2026). Penetapan Kadar Flavonoid Pada Salep Ekstrak Biji Mahoni (Swietenia macrophylla) Dengan Metode Spektrofotometri UV-Vis. Pharmacy Genius, 5(2), 105–113. https://doi.org/10.56359/pharmgen.v5i2.1163

Most read articles by the same author(s)