Association of Economic Status, Parental Knowledge, and Parenting Style with Stunting Incidence Among Toddlers at Karawang Health Center, West Karawang District, Karawang Regency, 2025
DOI:
https://doi.org/10.56359/igj.v5i2.840Keywords:
Economic Status, Knowledge Level, Parenting Patterns, Stunting, , ToddlersAbstract
Background The highest frequency of stunting in the West Java Health Office, according to 2023 data, the overall percentage of stunted children was 19.2% or 968,148 people. The prevalence of stunted toddlers in Karawang Regency was 1.54% (Ministry of Health, 2023). Stunting is caused by several variables, including the education of poor and wealthy parents. Children's nutritional conditions will improve in families with better wages because they will have easier access to health and education services. Stunting may be reduced indirectly by the family's socioeconomic position, including family income, parental education, maternal nutritional expertise, number of family members, and others. Purpose This study aims to determine the relationship between economic status, level of knowledge, and parenting patterns of parents with the incidence of stunting in toddlers in the working area of the Karawang Community Health Center, West Karawang District, Karawang Regency. Method This study uses a descriptive analytical method with a cross-sectional approach. The number of samples was 80 respondents taken using a purposive sampling technique. The research instruments consisted of questionnaires on economic status, knowledge level, parenting patterns, and toddler height measurements. Results: The chi-square test showed a significant relationship between economic status (p = 0.02), knowledge level (p = 0.01), and parenting patterns (p = 0.03) with the incidence of stunting in toddlers. The conclusion of this study is that lower economic status, lower knowledge level, and inappropriate parenting patterns tend to increase the risk of stunting in toddlers. It is hoped that parents will better understand the importance of nutrition and parenting patterns to prevent stunting.
Downloads
References
Ainingsih, N. (2023). Hubungan Antara Tingkat Pengetahuan Ibu Dan Status Sosial Ekonomi Dengan Status Gizi Pada Balita Usia 1-5 Tahun Di Posyandu 2 Desa Karang Rowo. 1–14.
Akbar, H., & Mauliadi Ramli. (2022). Faktor Sosial Ekonomi dengan Kejadian Stunting pada Anak Usia 6-59 Bulan di Kota Kotamobagu. Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI), 5(2), 200–204. https://doi.org/10.56338/mppki.v5i2.2053
Alkalah, C. (2020). Tingkat Pengetahuan Akseptor KB Suntik DMPA (Depo Medroxy Progesteron Asetat) Tentang Ketepatan Waktu Suntik Kb Di Bpm Yuliana Banaran Sragen. 19(5), 1–23.
Anggun Sopiawati, A., Kurnia Dewi, M., & Kuswati. (2020). Hubungan Pemberian ASI Eksklusif Dengan Kejadian Stunting Pada Balita. Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada, 11(1), 448–455. https://doi.org/10.35816/jiskh.v11i1.314
Angka, A. T. Y. (2022). Hubungan Pengetahuan Dan Status Ekonomi Terhadap Kejadian Stunting Di Kelurahan Tonrokassi Timur Di Wilayah Kerja Puskesmas Tamalatea Kabupaten Jeneponto. Jurnal Riset Rumpun Ilmu Kedokteran, 1(2), 194–207. https://doi.org/10.55606/jurrike.v1i2.2335
Darmi, S. (2024). Hubungan Riwayat Asi Ekslusif , Riwayat Imunisasi dan Status Ekonomi Keluarga dengan Kejadian Stunting. 457–465.
Elba, F. (2021). Faktor Kejadian Cacingan pada Balita Stunting di Kecamatan Pamulihan Kabupaten Sumedang. Jurnal Sehat Masada, 15(1), 65–73. https://doi.org/10.38037/jsm.v15i1.164
Fakhma, A., Netty, & Dhewi, S. (2020). Analisis Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Sttaus Gizi Balita Di Wilayah Kerja Puskesmas Paringin Selatan Kabupaten Balangan Tahun2020.
Fauzi, M., Wahyudin, & Aliyah. (2020). Hubungan Tingkat Pendidikan dan Pekerjaan Ibu Balita dengan status gizi balita di Wilayah Kerja Puskesmas X Kabupaten Indramayu. Prosiding Seminar Nasional Kesehatan, 2(1), 13.
Fauziah, F. U. (2022). Hubungan Faktor Sosial Ekonomi Dengan Kejadian Stunting Pada Balita Studi Observasi Analitik di Puskesmas Bandarharjo Semarang.
Feva Tridiyawati, A. A. R. H. (2019). Hubungan Antara Status Sosial Ekonomi dan Pengetahuan Ibu dengan Kejadian Gizi Kurang pada Balita. 08(01), 20–24.
Fifi, D., & Hendi, S. (2020). Pentingnya Kesehatan Masyarakat, Edukasi Dan Pemberdayaan Perempuan Untuk Mengurangi Stunting Di Negara Berkembang. Jurnal Prosiding Seminar Nasional Kesehatan, 2(01), 16–25.
Fitri, N. S., & Masyithoh, S. (2023). Hubungan Pola Asuh Orang Tua Terhadap Motivasi Belajar Siswa. TAJDID: Jurnal Pemikiran Keislaman Dan Kemanusiaan, 7(1), 1–16. https://doi.org/10.52266/tadjid.v7i1.1327
Handayani, R. (2019). Pengaruh lingkungan tempat tinggal dan pola asuh orangtua terhadap motivasi belajar siswa sekolah dasar. Jurnal Tunas Bangsa, 6(1), 22.
Hidayat, A. N., Nurhayati, A., Program, H., Sarjana, S., Pendidikan, D., Bidan, P., Kesehatan, I., & Faletehan, U. (2023). Hubungan Pola Asuh Ibu Dengan Kejadian Stunting Pada Anak Usia 24-60 Bulan di Kelurahan Teritih Wilayah Kerja Puskesmas Kalodran Kota Serang Provinsi Banten Tahun 2022. Jurnal Anestesi: Jurnal Ilmu Kesehatan Dan Kedokteran, 1(2), 103–114. https://doi.org/10.55606/anestesi.v1i2.395
Irawan, V. D., Indrijati, H., Psikologi, F., & Airlangga, U. (2023). Pengaruh Pola Asuh Permisif terhadap Agresivitas Remaja yang Dimediasi oleh Harga Diri.
Julianti, H., & Jusmaeni, R. (2021). Hubungan Pola Asuh Orang Tua Dengan Kemampuan Sosialisasi Anak Prasekolah. Jurnal Penelitian Keperawatan Kontemporer, 1(1), 10–15. https://doi.org/10.59894/jpkk.v1i1.189
Kemenkes, S. (2023). Laporan penyelenggaraan percepatan penurunan stunting Provinsi Jawa Barat.
Kurniasih, E. (2024). Penguatan perilaku hidup bersih dan sehat (phbs) dan peningkatan status nutrisi sebagai upaya pemberdayaan dalam mencegah penyakit infeksi pada balita. 7(3), 565–569.
Kurniati, P. T. (2022). Hubungan Tingkat Pengetahuan Dan Sikap Ibu Terhadap Kejadian Stunting Pada Balita Di Puskesmas Sungai Durian Kabupaten Sintang Tahun 2021. Jurnal Medika Usada, 5(1), 58–64. https://doi.org/10.54107/medikausada.v5i1.128
Kusumawardani, L. H., Rasdiyanah, R., Rachmawati, U., Jauhar, M., & Desy Rohana, I. G. A. P. (2020). Community-Based Stunting Intervention Strategies: Literature Review. Dunia Keperawatan: Jurnal Keperawatan Dan Kesehatan, 8(2), 259. https://doi.org/10.20527/dk.v8i2.8555
Lilik, N. I. S., & Budiono, I. (2021). Kontribusi Kondisi Fisik Lingkungan Rumah dengan Kejadian Diare dan Hubungannya terhadap Kejadian Stunting. Indonesian Journal of Public Health and Nutrition, 1(1), 101–113.
Nuzuliyah, I. (2019). BAB II Pola Konsumsi. Hubungan Antara Pengetahuan Gizi Ibu Dan Pola Konsumsi Balita Dengan Status Gizi Balita Di Wilayah Kerja Puskesmas Manyar Kabupaten Gresik, 7–45.
Permenkes Nomor 2. (2020). Standar Antropometri Anak. Nature Microbiology, 3(1), 641.
Ramlah, U. (2021). Gangguan Kesehatan Pada Anak Usia Dini Akibat Kekurangan Gizi Dan Upaya Pencegahannya. Ana’ Bulava: Jurnal Pendidikan Anak, 2(2), 12–25.
Riani, E. N., & Margiana, W. (2021). Hubungan Pola Asuh dengan Kejadian Stunting pada Balita Stunting kondisi kekurangan gizi pada bayi di 1000 berlangsung lama terhambatnya perkembangan pada otak dan Masalah stunting mendapatkan perhatian untuk dapat ditangani dengan baik , karena sumber da. Jurnal Kebidanan Harapan Ibu Pekalongan, 48–53.
Rohmah, A. S. (2022). Hubungan Pola Asuh Orang Tua Dengan Kejadian Stunting Pada Balita Usia 2-5 Tahun (di posyandu Desa Jombok Ngoro Jombang). Skripsi.Program Studi S1 Ilmu Keperawatan. Fakultaskesehatan. Institut Teknologi Dan Sains Kesehatan. Jombang.
Saputri, L. K., Lestari, D. R., & Zwagery, R. V. (2020). Hubungan Pola Asuh Orang Tua dengan Kepercayaan Diri Remaja di SMK Borneo Lestari Banjarbaru. Dunia Keperawatan: Jurnal Keperawatan Dan Kesehatan, 8(1), 34. https://doi.org/10.20527/dk.v8i1.7245
Sari, S. D., & Zelharsandy, V. T. (2022). Hubungan Pendapatan Ekonomi Keluarga dan Tingkat Pendidikan Ibu terhadap Kejadian Stunting. Jurnal Kebidanan Harapan Ibu Pekalongan, 9(2), 108–113. https://doi.org/10.37402/jurbidhip.vol9.iss2.200
Sofiani, I. K., Mufika, T., & Mufaro’ah, M. (2020). Bias Gender dalam Pola Asuh Orangtua pada Anak Usia Dini. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 4(2), 766. https://doi.org/10.31004/obsesi.v4i2.300
UNICEF, WHO, & WORLD BANK. (2023). Level and trend in child malnutrition. World Health Organization, 4.
Kemenkes RI. (2022). Buku Saku Hasil Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) 2022. Jakarta: Kemenkes RI. Prevalensi Stunting di Indonesia Turun ke 21,6% dari 24,4% (kemkes.go.id).
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Krisna Mukti, Sudiono, Saleh Budi Santoso

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.













