Kebijakan Plagiarisme

Sejak terbitan Volume 1 Nomor 1 Tahun 2022, seluruh naskah yang dikirimkan ke jurnal ini dan telah dinyatakan lolos tahap desk evaluation akan melalui proses pemeriksaan kesamaan (similarity check) sebelum dilanjutkan ke tahap peer review atau proses produksi.

Pemeriksaan kesamaan dilakukan dengan menggunakan perangkat lunak pendeteksi plagiarisme, seperti Plagiarism Checker X dan/atau perangkat lunak sejenis yang memiliki standar akademik yang diakui. Proses ini bertujuan untuk menjaga integritas ilmiah, menjamin orisinalitas karya, serta mencegah terjadinya praktik plagiarisme dalam bentuk apa pun.

Batas maksimum tingkat kesamaan (similarity index) yang diperkenankan adalah 25%, dengan tetap memperhatikan proporsi dan sumber kemiripan. Naskah yang melebihi ambang batas tersebut akan dikembalikan kepada penulis untuk dilakukan perbaikan atau dapat ditolak apabila ditemukan indikasi plagiarisme substansial.

Redaksi berhak:

  1. Meminta klarifikasi kepada penulis terkait hasil pemeriksaan kesamaan.

  2. Menolak naskah yang terbukti mengandung plagiarisme.

  3. Membatalkan proses publikasi apabila pelanggaran etika publikasi ditemukan setelah tahap review maupun pascapublikasi.

Jurnal ini berkomitmen untuk menjunjung tinggi etika publikasi ilmiah sesuai dengan prinsip integritas akademik dan standar praktik terbaik dalam penerbitan ilmiah.