Warm Compress to Overcome Hyperthermia: A Case Study

Authors

  • Siwi Tri Guno Respati Universitas Harapan Bangsa
  • Murniati Universitas Harapan Bangsa
  • Noor Yunida Triana Universitas Harapan Bangsa

DOI:

https://doi.org/10.56359/gj.v3i2.106

Keywords:

hyperthermia, toddler, warm compress

Abstract

Objective: To find out the description of giving warm compresses to treat hyperthermia in An.M with febrile seizures in the Parikesit room of RST Wijayakusuma.

Method: This type of research was qualitative, with a case study design that was described descriptively. In this case study, the subject is An.M with hyperthermia nursing problems in cases of febrile seizures at Wijayakusuma Hospital, Purwokerto. Data collection in the following research was carried out by means of observation, measurement, in-depth interviews or anamnesis (assessment by direct interviews with patients or families), physical examination, and documentation for the same data source.

Result: The results obtained after giving compresses for 3 days the patient's body temperature which was originally 38.50C dropped to 370C.

Conclusion: It was concluded that hyperthermia can be overcome by giving warm compresses, warm compresses cause the body temperature outside to be warm so that the body will interpret that the outside temperature is quite hot, eventually the body will reduce the temperature control control in the brain so as not to increase the body temperature, with the outside temperature Warmth will make the peripheral blood vessels in the skin widen and experience vasodilation so that the skin pores will open and facilitate heat dissipation, so there will be changes in temperature. This can be seen from the results of the researcher's evaluation that giving warm compresses can have an impact on decreasing body temperature.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Afiyanti, Yati & Rachmawati, I. N. 2014. (2014). studi kasus. In Metodologi Penelitian Kualitatif Dalam Riset Keperawatan. Rajawali Press.

Anisa, K. (2019). (2019). Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan. Efektifitas Kompres Hangat Untuk Menurunkan Suhu Tubuh Dengan Hipertermia. https://doi.org/https://doi.org/10.33485/jiik-wk.v5i2.112

Arifuddin, A. (2016). (2016). kejang demam. Analisis Faktor Risiko Kejadian Kejang Demam.

Arsyad, 2013. (2013). media pendidikan. In media pembelajaran. Rajagrafindo Persada.

Ayu, 2015. (2015). Jurnal Ners dan Kebidanan. Kompres Air Hangat Pada Daerah Aksila Dan Dahi Terhadap Penurunan Suhu Tubuh Pada Pasien Demam.

Dervis, B. (2017). Pengaruh Pendidikan Kesehatan tentang Penatalaksanaan Kejang Demam Anak terhadap Pengetahuan Ibu di RS Roemani &RSI Sultan Agung Semarang. Journal of Chemical Information and Modeling, 53(9), 1689–1699.

Emy Mulyani, N. E. L. (2020). Efektifitas Tepid Water Sponge Terhadap Penurunan Suhu Tubuh Pada Anak Dengan Masalah Keperawatan Hipertermia. Jurnal Keperawatan Terpadu.

Erdina Yunita, V., Afdal, A., & Syarif, I. (2016). (2016). Jurnal Kesehatan Andalas. Gambaran Faktor Yang Berhubungan Dengan Timbulnya Kejang Demam Berulang. https://doi.org/. https://doi.org/10.25077/jka.v5i3.605

Hariadi & Arifianto, 2017. (2017). N. In berteman dengan demam. kata media.

Haryani. (2018). pemberian kompres hangat. Kompres Hangat.

Hidayat, A. A. . (2014. (2014). metedo penilitian. In Metode penelitian keperawatan dan teknis analisis data. Salemba Medika.

Jitowiyono, 2011. (2011). keperawatan anak. In Asuhan keperawatan pada anak. nuha medika.

Kozier (2010). (2010). keperawatan. In Buku Ajar Praktik Keperawatan Klinis (5th ed.). EGC.

Lestari, T. 2016. (2016). kep anak. In asuhan keperawatan anak. nuha medika.

Maliya. (2017). hipertermi. Masalah Keperawatan Hipertermi.

Masruroh, R., Hartini, S., & Astuti, R. (2017. (2017). kompres hangat. Efektivitas Pemberian Kompres Hangat Di Axilla Dan Di Femoral Terhadap Penurunan Suhu Tubuh Pada Anak Demam.

Mubarak et al., 2015. (n.d.). keperawatan. In buku ajar keperawatan dasar. salemba medica.

Nursalam, 2015. (2015). keperawatan anak. In Metodologi ilmu keperawatan (4th ed.). Salemba Medika.

Oda, D. 2013. (2013). proses keperawatan. In proses keperawatan dan pemeriksaan fisik. Salemba Medika.

Potter, P. (2010). (2010). konsep keperawatan. In gangguan rasa nyaman. EGC.

PPNI, T. pokja S. (2018). Standar intervensi keperawatan indonesia.

Pudiastuti, R. D. (2011). (2011). hipertermi. In waspadai penyakit anak.

Rahmasari, V, Lestari, K. 2018. (2018). manajemen terapi. Kajian Terapi Farmakologis Dan Non Farmakologis.

Rehana. (2021). KECEMASAN SELAMA HOSPITALISASI PADA ANAK DENGAN DEMAM Politeknik Kesehatan Kemenkes Palembang , Sumatera Selatan , Indonesia (Vol. 1, Issue November). jurnal keperawatan merdeka.

Ridha, 2017. (2017). kejang demam. Kejang Demam.

Sodikin. (2012). hipertermi. In Prinsip Perawatan Demam Pada Anak. pustaka pelajar.

Sugiyono, 2014. (2014). metedo pengumpulan data. In Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

Syahir, AhmadJainuri, M. (2016). Pembelajaran Konvensional. Matedukasia, III(2), 25–30. https://www.academia.edu/6942550/Pembelajaran_Konvensional. (2017). Tinjauan Pustaka Tinjauan Pustaka. Convention Center Di Kota Tegal, 4(80), 4.

Tarwoto dan Wartonah, 2015). (2015). kdm. In Kebutuhan Dasar Manusia dan Proses Keperawatan (5th ed.). Salemba Medika.

Tiara Dewi, Muhammad Amir Masruhim, R. S. (2016). kejang demam. Laboratorium Penelitian Dan Pengembangan FARMAKA TROPIS Fakultas Farmasi Universitas Mualawarman, Samarinda, Kalimantan Timur, April, 5–24.

TIM Pokja SDKI DPP PPNI. (2017). Standar Diagnosis Keperawatan Indonesia: Definisi dan Indikator Diagnostik, Edisi 1. Cetakan III Revisi. (Dewan Pengurus PPNI (ed.)). Dewan Pengurus PPNI.

TIM Pokja SLKI DPP PPNI. (2018). Standar Luaran Keperawatan Indonesia: Definisi dan Kriteria Hasil Keperawatan, Edisi 1. Cetakan II. (Dewan Pengurus PPNI (ed.)). Dewan Pengurus PPNI.

Wardiyah, A., Setiawati, & Romayati, U. (2016). Perbandingan Efektifitas Pemberian Kompres Hangat dan Tepid Sponge terhadap Penurunan Suhu Tubuh Anak yang Mengalami Demam di Ruang Alamanda RSUD dr . H . Abdul Moeloek Provinsi Lampung Tahun 2015. Jurnal Kesehatan Holistik, 10(1), 36–44.

Widodo DP 2011. (n.d.). kejang demam. In Penatalaksanaan Kejang Demam. Ikat Dokter Anak Indonesia.

Windawati, W., & Alfiyanti, D. (2020). Penurunan Hipertermia Pada Pasien Kejang Demam Menggunakan Kompres Hangat. Ners Muda, 1(1), 59. https://doi.org/10.26714/nm.v1i1.5499

Wowor et al., 2017. (2017). suhu tubuh. Kompres Hangat.

Wulandari , D., & Erawati, M. (2016). (2016). keperawatan anak. In Buku Ajar Keperawatan Anak. pustaka pelajar.

Downloads

Published

2022-12-02

How to Cite

Tri Guno Respati, S., Murniati, & Yunida Triana, N. . (2022). Warm Compress to Overcome Hyperthermia: A Case Study. Genius Journal, 3(2), 131–138. https://doi.org/10.56359/gj.v3i2.106