Factors Associated with Pneumonia among Children at Namang Primary Health Center

Authors

  • Lia Marluzianty Institut Citra Internasional
  • Indri Puji Lestari Institut Citra Internasional

DOI:

https://doi.org/10.56359/gj.v7i2.1037

Keywords:

exclusive breastfeeding, immunization history, nutritional status, pneumonia incidence in children

Abstract

Introduction: Pneumonia remains a major cause of morbidity and mortality among children worldwide, particularly in developing countries, and is strongly associated with preventable risk factors such as inadequate nutrition, incomplete immunization, and lack of exclusive breastfeeding. This study aims to analyze the relationship between exclusive breastfeeding, nutritional status, and immunization status with the incidence of pneumonia among children in the working area of Namang Community Health Center.

Objective: This study aims to analyze the association between exclusive breastfeeding, nutritional status, and immunization status and the incidence of pneumonia among children in the working area of the Namang Community Health Center in 2025.

Method: This study used a cross-sectional design with independent variables (exclusive breastfeeding, nutritional status, and immunization history) and dependent variable (pneumonia incidence in children). The population size in this study was 501 people, and a sample of 91 people was calculated using simple random sampling.

Result: The results of the study using the Chi-Square statistical test obtained a p-value of 0.000 < 0.05 for the exclusive breastfeeding variable, 0.000 < 0.000 for nutritional status, and 0.000 < 0.05 for immunization history. This indicates a significant relationship between exclusive breastfeeding, nutritional status, and immunization history and the incidence of pneumonia in children in the Namang Community Health Center Work Area in 2025.

Conclusion: The recommenddations in this study are expected to serve as a reference source and provide insights for nursing students during their field practice, so that they understand the factors that can influence the incidence of pneumonia in children.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Alfaqinisa, R. (2015). Hubungan antara tingkat pengetahuan, sikap, dan perilaku orang tua tentang pneumonia dengan tingkat kekambuhan pneumonia pada balita di wilayah kerja Puskesmas Ngesrep Kota Semarang. Universitas Negeri Semarang.

Alvionita, V., Sulfatimah, Astuti, & Nurfitri. (2022). Hubungan status gizi dan status imunisasi dengan kejadian pneumonia pada bayi. Ahmar Metastasis Health Journal, 1(4), 137–143.

Brunner, L. S., & Suddarth, D. S. (2017). Buku ajar keperawatan medikal bedah (Edisi 8, Vol. 2). Jakarta: EGC.

Callistania, C., & Indrawati, W. (2017). Pneumonia. Jakarta: Media Aesculapius.

Erliandani, M., Priono, R. I. P., Ruqqayah, S., & Benvenuto, A. F. (2023). Hubungan riwayat pemberian ASI eksklusif, berat badan lahir rendah, dan kondisi fisik rumah dengan kejadian pneumonia pada balita. Jambura Journal of Health Science and Research.

Indarwati, T., Salam, A. Y., & Roisah. (2023). Hubungan riwayat imunisasi dan pemberian vitamin A dengan kejadian pneumonia pada balita di ruang rawat inap RSUD Pasirian Lumajang. Journal Nursing Research Publication Media, 2(2). https://doi.org/10.55887/nrpm.v2i2.40

Jasmine, N. A. L., Anulus, A., Mahdaniyati, A., & Sahrun. (2023). Hubungan pemberian ASI eksklusif, BBLR, dan status gizi terhadap kejadian pneumonia pada bayi di RSUD Patuh Patut Patju Lombok Barat tahun 2022. Midwifery Student Journal, 2(2).

Jumiati, & Qonita. (2020). Hubungan perilaku, sikap, dan pengetahuan ibu serta keterpaparan informasi terhadap kejadian pneumonia pada balita. Journal of Applied Health Research and Development, 2(2).

Kasjono, H. S. (2017). Penyehatan pemukiman. Yogyakarta: Gosyen Publishing.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2019). Profil kesehatan Indonesia 2019. Jakarta: Kemenkes RI.

Mahlufi, E. D. (2021). Perbedaan efektivitas pengetahuan berdasarkan penggunaan media aplikasi dan leaflet dalam gizi seimbang masa balita. Poltekkes Kemenkes Yogyakarta.

Mubarak, W. I. (2017). Ilmu kesehatan masyarakat: Teori dan aplikasi. Jakarta: Salemba Medika.

Notoatmodjo, S. (2018). Metodologi penelitian kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.

Notoatmodjo, S. (2018). Ilmu perilaku kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.

Nurarif, A. H., & Kusuma, H. (2016). Terapi komplementer akupresur.

Padila. (2017). Asuhan keperawatan penyakit dalam. Yogyakarta: Nuha Medika.

Prasteyo, R. T., Benvenuto, A. F., Nirmala, S., & Sahrun. (2023). Hubungan status gizi dengan kejadian pneumonia pada anak di Kabupaten Lombok Utara. Nusantara Hasana Journal, 2(12), 54–62.

Rahima, P., Maidartati, Hayati, S., & Hartinah, N. (2022). Hubungan kejadian pneumonia dengan pemberian ASI eksklusif pada balita. Jurnal Keperawatan BSI, 10(1).

Ryusuke, O., & Damayanti, K. (2017). Konsep dasar penyakit pneumonia.

Said, M. (2017). Pneumonia pada anak balita. Jakarta: Ikatan Dokter Anak Indonesia.

Sugiyono. (2015). Metode penelitian kombinasi (mixed methods). Bandung: Alfabeta.

Suyono. (2016). Ilmu kesehatan masyarakat dalam konteks kesehatan lingkungan. Jakarta: EGC.

UNICEF & World Health Organization. (2018). Pneumonia: The leading cause of death in children. Geneva: UNICEF & WHO.

Usman, S. N. A., Kadir, L., & Mokodompis, Y. (2025). Hubungan perilaku merokok keluarga dan pemberian ASI eksklusif dengan kejadian pneumonia pada bayi usia 6–24 bulan di wilayah Puskesmas Kota Tengah Kota Gorontalo. Jurnal Kolaboratif Sains, 8(1), 126–134.

Wahyuningsih. (2020). Analisis faktor penyebab rendahnya pemberian ASI eksklusif pada ibu bekerja di wilayah Kudu Kecamatan Genuk Kota Semarang. Universitas Islam Sultan Agung.

World Health Organization. (2021). Pneumonia. Geneva: WHO.

Downloads

Published

2026-04-16

How to Cite

Marluzianty, L., & Lestari, I. P. (2026). Factors Associated with Pneumonia among Children at Namang Primary Health Center. Genius Journal, 7(2), 444–450. https://doi.org/10.56359/gj.v7i2.1037