Hubungan Tingkat Pengetahuan Dan Sikap Swamedikasi Diare Pada Pelajar SMK Insan Mulia Yogyakarta

Authors

  • Daniek Yulia Setyo Murti Sekolah Tinggi Kesehatan Surya Global
  • Yuli Nurullaili Efendi Sekolah Tinggi Kesehatan Surya Global, Yogyakarta
  • Kaila Elma Ananta Sekolah Tinggi Kesehatan Surya Global, Yogyakarta

DOI:

https://doi.org/10.56359/pharmgen.v5i1.1064

Keywords:

diare, swamedikasi, sikap, pengetahuan, SMK

Abstract

Pendahuluan: Diare masih merupakan salah satu penyakit yang sering dialami kelompok remaja di Indonesia karena beberapa faktor penyebab antara lain, infeksi, alergi makanan dan intoleransi laktosa. Upaya penting bagi remaja untuk mengenali gejala, penyebab dan cara penanganan diare yang tepat untuk mencegah komplikasi seperti dehidrasi. Penanganan untuk beberapa kasus diare ringan dapat diatasi dengan upaya swamedikasi. Oleh karena itu pengetahuan tentang swamediaksi diare merupakan hal penting.

Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan dan sikap swamedikasi diare pada pelajar SMK Insan Mulia Yogyakarta

Metode: Penelitian ini menggunakan deskriptif kuantitatif untuk menggambarkan suatu fenomena dengan data berupa angka, dengan sampel berjumlah 54 siswa dipilih secara purposive sampling dengan mempertimbangkan kriteria tertentu.

Hasil: Mayoritas siswa (90,7%) mempunyai tingkat pengetahuan yang baik dan untuk sikap swamedikasi yang baik sebesar 63%. Hasil uji korelasi spearman menunjukkan  tidak ada hubungan signifikan yang searah antara tingkat pengetahuan dan sikap swamedikasi diare pada siswa SMK Insan Mulia Yogyakarta dengan nilai signifikansi sebesar 0,361 (p value >0,005) dan arah korelasi positif sebesar 0,528.

Kesimpulan: Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, tidak terdapat hubungan signifikan antara tingkat pengetahuan dan sikap swamedikasi diare pada siswa SMK Insan Mulia.

References

Dewi, M. A. ., & Farida, Y. (2018). Tingkat Pengetahuan Pasien Rawat Jalan Tentang Penggunaan Antibiotika di Puskesmas Wilayah Karanganyar. Journal of Pharmaceutical Science and Clinical Research, 3 (1), 27.

Diana, S., Syaifiyatul, H., & Naili, U. (2021). Hubungan Tingkat Pengetahuan Obat Terhadap Perilaku Swamedikasi Diare Pada Mahasiswa Farmasi dan Non Farmasi Universitas Islam Madura. Archieves Pharmacia, 3 (1), 16–25.

Muhamad Rifki Purnama, Efriani, L., & Hadi, I. (2024). Hubungan Tingkat Pengetahuan Terhadap Perilaku Swamedikasi Penyakit Diare di Pondok Pesantren X Kabupaten Cirebon. CERATA Jurnal Ilmu Farmasi, 15(1), 1–6. https://doi.org/10.61902/cerata.v15i1.831

Notoatmodjo. (2017). Metodologi Penelitian Kesehatan. Rineka Cipta, PT.

Pattel, P., Prajapati, A., & Ganguly, B. (2013). Study On Impact Of Pharmacology Teaching On Knowledge, Attitude And Practice On Self-Medication Among Medical Students. International Journal of Medical Science and Public Health, 2 (2), 181–186.

Prabasiwi A, P. S. (2019). Kajian Deskriptif Kuantitatif Tingkat Pengetahuan Dan Tindakan Swamedikasi Diare Pada Siswa Smk Farmasi Saka Medika Kabupaten Tegal. Jurnal Farmasi Galenika, 5(3), 141–150.

Sukriyadi S, Y. Y. (2014). Pengaruh Perilaku Hidup Bersih dan Sehat Terhadap Kejadian Penyakit Diare Terkait Kepemilikan Jamban Sehat. Jurnal Ilmu Kesehatan Diagnosis, 4(1), 8–21.

Swarjana, I. K. (2016). Statistik Kesehatan. Penerbit Andi.

Unwanah, D. K. (2023). Profil Kesehatan Yogyakarta. Https://Kesehatan.Jogjakota.Go.Id/.

Downloads

Published

28-02-2026

How to Cite

Murti, D. Y. S. ., Efendi, Y. N. ., & Ananta, K. E. . (2026). Hubungan Tingkat Pengetahuan Dan Sikap Swamedikasi Diare Pada Pelajar SMK Insan Mulia Yogyakarta. Pharmacy Genius, 5(1), 27–34. https://doi.org/10.56359/pharmgen.v5i1.1064