Pharmacy Genius https://genius.inspira.or.id/index.php/pharmgen <p>Pharmacy Genius is a scientific journal that is managed and published by the Inspirasi Elburhani Foundation worked closely with Ikatan Apoteker Indonesia (IAI). Pharmacy Genius published three times a year, namely February, June, and October. with the ISSN: <a href="https://issn.brin.go.id/terbit/detail/20221025271006850" target="_blank" rel="noopener">2964-4771</a>. The article was published in the journal Pharmacy Genius, selected by the editors, and reviewed by the reviewer. Articles published in Pharmacy Genius must not be published in other journals or have been previously published. With a view to publishing the results of research that has been carried out by lecturers and students from universities throughout Indonesia in the fields of pharmacy and health.</p> en-US davitnugraha@gmail.com (Davit Nugraha) panji@inspira.or.id (Panji Wahlanto) Tue, 30 Jun 2026 00:00:00 +0700 OJS 3.3.0.7 http://blogs.law.harvard.edu/tech/rss 60 Studi Etnomedisin Daun Sirih Hijau (Piper betle L.) Di Desa Purbosono Kertek Wonosobo https://genius.inspira.or.id/index.php/pharmgen/article/view/1080 <p><strong>Pendahuluan: </strong>Etnomedisin merupakan bidang ilmu yang mempelajari bagaimana masyarakat memahami dan mengelola masalah kesehatan dengan pengetahuan tradisional mereka. Salah satunya adalah masyarakat Desa Purbosono yang masih mempertahankan praktik pengobatan tradisional menggunakan daun sirih hijau (<em>Piper betle</em> L.). Daun sirih hijau telah lama dikenal dan digunakan sebagai tanaman obat.</p> <p><strong>Tujuan</strong>: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai parameter <em>Use Value</em> (UV), <em>Fidelity Level</em> (FL), dan <em>Informant Consensus Factor</em> (ICF). Serta bagaimana cara pengolahan daun sirih hijau pada masyarakat Desa Purbosono.</p> <p><strong>Metode</strong>: Jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Pengambilan sampel menggunakan teknik <em>snowball sampling</em>. Data diperoleh melalui wawancara menggunakan kuesioner. Hasil disajikan dalam bentuk persentase sebelum dianalisis menggunakan tiga parameter utama.</p> <p><strong>Hasil</strong>: Berdasarkan hasil penelitian, sirih hijau dimanfaatkan masyarakat Desa Purbosono untuk mengobati 11 jenis penyakit. Nilai Parameter <em>Use Value</em> tertinggi sebesar 0,55 dan nilai <em>Fidelity Level</em> tertinggi sebesar 55% pada penyakit keputihan, hasil pada parameter UV dan FL termasuk kategori sedang. Pada parameter <em>Informan Consensus Factor</em> memiliki nilai paling kuat yaitu 1 pada penyakit mimisan dan bau mulut. Cara mengolah daun sirih hijau paling banyak dengan cara direbus.</p> <p><strong>Kesimpulan</strong>: Sirih hijau memiliki tingkat pemanfaatan yang cukup tinggi pada masyarakat Desa Purbosono. Berpotensi dalam pengembangan obat tradisional yang didasarkan pada kearifan lokal, serta mendukung penerapan obat tradisional dalam layanan kesehatan masyarakat.</p> Mutiara Tiara, Tiyas Purti Nugraheni, Kusmini Kusmini, Yanverty Idda L, Anggoro Wicaksono Copyright (c) 2026 Pharmacy Genius https://creativecommons.org/licenses/by/4.0/ https://genius.inspira.or.id/index.php/pharmgen/article/view/1080 Tue, 30 Jun 2026 00:00:00 +0700 Analisis Efektivitas Tamoxifen Berdasarkan Faktor Klinis, Genetik, dan Kepatuhan Pasien : Literature Review https://genius.inspira.or.id/index.php/pharmgen/article/view/1151 <p><strong>Pendahuluan: </strong>Kanker payudara dengan reseptor hormon positif (HR+) merupakan subtipe yang paling banyak ditemukan, dengan terapi endokrin seperti tamoxifen dan aromatase inhibitors (AI) sebagai standar utama pengobatan. Meskipun efektif menurunkan risiko kekambuhan, keberhasilan terapi dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk strategi pemberian obat, variasi genetik pasien, resistensi tumor, dan kepatuhan pasien. Polimorfisme gen CYP2D6, hilangnya ekspresi reseptor estrogen, serta ketidakpatuhan akibat efek samping menjadi tantangan utama dalam optimalisasi terapi. Selain itu, pemanfaatan biomarker klinis dan pendekatan pemantauan gejala secara aktif berpotensi mendukung terapi yang lebih efektif dan terpersonalisasi. Ulasan ini bertujuan mengevaluasi faktor-faktor yang memengaruhi keberhasilan terapi endokrin pada kanker payudara HR+ sebagai dasar pengembangan strategi penatalaksanaan yang lebih optimal dan terpersonalisasi.</p> <p><strong>Tujuan</strong>: Kajian literatur ini bertujuan mengevaluasi secara komprehensif seluruh determinan penentu keberhasilan terapi endokrin guna menyajikan landasan penatalaksanaan kanker payudara yang lebih mutakhir dan terpersonalisasi.</p> <p><strong>Metode</strong>: Penelitian ini dilakukan dengan metode <em>checklist </em>PRISMA menggunakan<em> database </em>PubMed.</p> <p><strong>Hasil</strong>: Kajian menunjukkan bahwa efektivitas tamoxifen dipengaruhi oleh strategi terapi, faktor genetik, status reseptor hormon, biomarker klinis, dan kepatuhan pasien. Strategi kombinasi, pengaturan waktu konsumsi, serta pemantauan gejala aktif dapat meningkatkan keberhasilan terapi, sedangkan resistensi tumor dan ketidakpatuhan pasien menjadi hambatan utama.</p> <p><strong>Kesimpulan</strong>: amoxifen efektif sebagai terapi kanker payudara HR-positif, terutama dalam menurunkan risiko kekambuhan. Efektivitasnya dipengaruhi oleh strategi terapi, faktor genetik, dan profil biologis pasien. Strategi peralihan ke AI serta konsumsi pada malam hari dapat meningkatkan keberhasilan terapi, sedangkan polimorfisme CYP2D6 dan hilangnya reseptor estrogen dapat memicu resistensi. Selain itu, rendahnya kepatuhan pasien akibat efek samping menjadi hambatan utama keberhasilan terapi. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan terapi yang terpersonalisasi melalui pemilihan strategi pengobatan yang tepat, pengujian genetik, dan pemantauan gejala secara aktif untuk meningkatkan kepatuhan pasien.</p> Rizka Maulidiah, Cindy Marseli Copyright (c) 2026 Pharmacy Genius https://creativecommons.org/licenses/by/4.0/ https://genius.inspira.or.id/index.php/pharmgen/article/view/1151 Tue, 30 Jun 2026 00:00:00 +0700 Manajemen Farmakoterapi dan Terapi Non-Farmakologis Kehamilan dengan Suspect B20 di Kabupaten Ciamis: Studi Kasus Intervensi Interval Trimester Ketiga https://genius.inspira.or.id/index.php/pharmgen/article/view/1161 <p><strong>Pendahuluan:</strong> Penemuan kasus ibu hamil dengan <em>suspect</em> B20 (HIV+) pada trimester ketiga menciptakan kondisi kritis kejar waktu (<em>race against time</em>) untuk menurunkan beban virus sebelum persalinan. Apoteker dan tim medis di fasilitas pelayanan kefarmasian memegang peran vital dalam mengoptimalkan regimen obat.</p> <p><strong>Tujuan:</strong> Menganalisis manajemen terapi farmakologis berbasis penekanan virus secara akseleratif serta strategi non-farmakologis untuk mendukung kepatuhan dan status nutrisi pada dua ibu hamil <em>suspect</em> B20 trimester ketiga di Kabupaten Ciamis.</p> <p><strong>Metode:</strong> Penelitian deskriptif kualitatif berbasis analisis data sekunder rekam medis dua pasien ibu hamil di faskes Kabupaten Ciamis.</p> <p><strong>Hasil:</strong> Pasien 1 (P1: G4P1A2, 33 minggu) memiliki riwayat dua kali <em>abortus</em>, sedangkan Pasien 2 (P2: G1P0A0, 28 minggu) adalah primigravida. Terapi farmakologis yang direkomendasikan adalah inisiasi segera regimen <em>Highly Active Antiretroviral Therapy</em> (HAART) berbasis Dolutegravir (TLD) karena kinetika supresi virusnya yang cepat. Terapi non-farmakologis difokuskan pada pemantauan kepatuhan minum obat menggunakan metode <em>Pill Count</em>, edukasi nutrisi makronutrien, serta konseling psikososial terstruktur untuk mereduksi stigma.</p> <p><strong>Kesimpulan:</strong> Keberhasilan pemutusan transmisi vertikal pada deteksi lambat trimester ketiga sangat bergantung pada agresivitas pemilihan lini obat antiretroviral (farmakologis) yang diimbangi dengan monitoring kepatuhan dan konseling intensif (non-farmakologis) oleh tenaga kefarmasian di Kabupaten Ciamis</p> Aulia Ridla Fauzi, Rosidah Solihah, Sandriani Sandriani, Sri Wulan Ratna Dewi, Resna Litasari, Sri Utami Asmarani, Metty Nurherliyany, Rian Ismail Copyright (c) 2026 Pharmacy Genius https://creativecommons.org/licenses/by/4.0/ https://genius.inspira.or.id/index.php/pharmgen/article/view/1161 Tue, 30 Jun 2026 00:00:00 +0700 Bibliometric Analysis of Herbal Therapy Interventions for Postpartum Depression in Maternal Health https://genius.inspira.or.id/index.php/pharmgen/article/view/1162 <p><strong>Background</strong>: Postpartum depression (PPD) is one of the most common maternal mental health disorders, affecting mothers' well-being, maternal–infant bonding, and child development. Although pharmacological treatment remains the standard approach, concerns regarding medication safety during breastfeeding have increased interest in herbal therapy as a complementary or alternative intervention. Scientific publications on herbal therapy for PPD have grown substantially; however, the global research landscape has not been comprehensively mapped.</p> <p><strong>Objective:</strong> This study aimed to analyze global research trends, publication characteristics, collaboration networks, influential authors, institutions, countries, journals, and emerging research themes related to herbal therapy interventions for postpartum depression in maternal health using bibliometric analysis.</p> <p><strong>Methods:</strong> A bibliometric study was conducted using publications retrieved from the Scopus database. Relevant documents published between [insert study period, e.g., 2000–2025] were identified using predefined search keywords related to <em>postpartum depression</em>, <em>herbal therapy</em>, and <em>maternal health</em>. Bibliometric indicators, including annual publication trends, country and institutional productivity, authorship, citation analysis, journal performance, keyword co-occurrence, co-authorship, and thematic evolution, were analyzed using Biblioshiny (RStudio)</p> <p><strong>Results:</strong> The bibliometric analysis demonstrated a continuous increase in scientific publications on herbal therapy for postpartum depression over the study period. Research productivity was concentrated in several high-income countries, with strong international collaborations among leading institutions. Frequently occurring keywords included <em>postpartum depression</em>, <em>herbal medicine</em>, <em>Chinese herbal medicine</em>, <em>maternal health</em>, <em>complementary therapy</em>, and <em>mental health</em>, indicating a growing research focus on integrative approaches for maternal mental health. Citation analysis identified several highly influential publications that have shaped the development of this research field, while network visualization revealed emerging themes involving complementary medicine, breastfeeding, anxiety, and maternal well-being.</p> <p><strong>Conclusion:</strong> Research on herbal therapy interventions for postpartum depression has shown significant global growth and increasing scientific interest. Bibliometric mapping provides valuable insights into the intellectual structure, research hotspots, and collaboration patterns in this field. The findings may serve as a reference for researchers, clinicians, and policymakers in developing evidence-based complementary interventions and identifying future research priorities in maternal mental health.</p> Wulan Anugrah Pauji Salam, Rosidah Solihah, Aulia Ridla Fauzi, Sandriani, Elis Noviati Copyright (c) 2026 Pharmacy Genius https://creativecommons.org/licenses/by/4.0/ https://genius.inspira.or.id/index.php/pharmgen/article/view/1162 Tue, 30 Jun 2026 00:00:00 +0700 Penetapan Kadar Flavonoid Pada Salep Ekstrak Biji Mahoni (Swietenia macrophylla) Dengan Metode Spektrofotometri UV-Vis https://genius.inspira.or.id/index.php/pharmgen/article/view/1163 <p><strong>Pendahuluan:</strong> Luka pada kulit merupakan masalah kesehatan yang memerlukan penanganan yang tepat agar proses penyembuhan berlangsung optimal. Pemanfaatan bahan alam sebagai alternatif terapi terus dikembangkan karena relatif aman dan memiliki aktivitas biologis yang potensial. Biji mahoni (Swietenia macrophylla) diketahui mengandung senyawa flavonoid yang berperan sebagai antioksidan dan antiinflamasi sehingga berpotensi dikembangkan dalam sediaan topikal.</p> <p><strong>Tujuan:</strong> Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi karakteristik fisik dan menentukan kadar flavonoid pada sediaan salep ekstrak biji mahoni menggunakan metode spektrofotometri UV-Vis.</p> <p><strong>Metode:</strong> Ekstrak biji mahoni diperoleh melalui metode maserasi menggunakan etanol 70% dan diformulasikan ke dalam sediaan salep dengan variasi konsentrasi ekstrak 30% (F1), 40% (F2), dan 50% (F3). Evaluasi fisik meliputi uji organoleptik, homogenitas, pH, daya sebar, dan daya lekat. Penetapan kadar flavonoid dilakukan menggunakan metode kolorimetri dengan pereaksi aluminium klorida (AlCl₃) dan diukur menggunakan spektrofotometer UV-Vis. Data dianalisis menggunakan uji One Way ANOVA.</p> <p><strong>Hasil:</strong> Seluruh formula memenuhi persyaratan evaluasi fisik sediaan salep. Kadar flavonoid meningkat seiring dengan peningkatan konsentrasi ekstrak, yaitu sebesar 12,22 mg QE/g pada F1, 16,87 mg QE/g pada F2, dan 20,00 mg QE/g pada F3. Hasil analisis statistik menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan antar formula (p = 0,002).</p> <p><strong>Kesimpulan:</strong> Sediaan salep ekstrak biji mahoni memenuhi parameter evaluasi fisik dan mengandung flavonoid yang kadarnya meningkat seiring dengan peningkatan konsentrasi ekstrak. Variasi konsentrasi ekstrak memberikan pengaruh yang signifikan terhadap kadar flavonoid dalam sediaan salep.</p> nia kurniasih, Adis Dwi Elianti, Nurhidayati Harun, Susan Sintia Ramdhani, Marlina Indriastuti Copyright (c) 2026 Pharmacy Genius https://creativecommons.org/licenses/by/4.0/ https://genius.inspira.or.id/index.php/pharmgen/article/view/1163 Tue, 30 Jun 2026 00:00:00 +0700 Naratif Review : Studi Pengembangan Gel Kosmetik Berasal Dari Bahan Alam Dan Uji Fisik Serta Uji Klinisnya https://genius.inspira.or.id/index.php/pharmgen/article/view/1164 <p><strong>Pendahuluan:</strong> Selama berabad-abad, bahan-bahan alami telah dimanfaatkan untuk perawatan dan pemeliharaan kulit. Seiring meningkatnya perhatian terhadap keamanan dan efektivitas produk berbahan alami, pemanfaatan ekstrak tanaman dalam formulasi kosmetik dan sediaan topikal semakin berkembang. Berbagai penelitian telah mengevaluasi penggunaan bahan alam sebagai pelembap alami dengan berbagai bentuk sediaan, seperti hidrogel dan emulgel, yang berpotensi meningkatkan kesehatan kulit.</p> <p><strong>Tujuan:</strong> Narative review ini bertujuan untuk mengkaji pemanfaatan bahan alam sebagai pelembap alami dalam formulasi sediaan topikal berdasarkan hasil penelitian terkini serta mengevaluasi efektivitasnya melalui uji fisik dan uji klinis.</p> <p><strong>Metode:</strong> Penelusuran literatur dilakukan pada basis data PubMed dengan rentang publikasi lima tahun terakhir menggunakan kata kunci natural moisturizer, cosmetics, dan gel. Artikel yang diikutsertakan merupakan artikel penelitian (original research) dengan kriteria inklusi berupa studi yang membahas formulasi sediaan topikal berbahan alam. Artikel ulasan (review article) dikeluarkan dari proses seleksi. Dari hasil penelusuran diperoleh dua artikel yang memenuhi kriteria inklusi, yaitu penelitian mengenai formulasi hidrogel dan emulgel berbahan aktif alami.</p> <p><strong>Hasil:</strong> Kedua artikel menunjukkan bahwa bahan alam berhasil diformulasikan ke dalam sediaan topikal dengan karakteristik fisik yang memenuhi persyaratan. Selain itu, hasil uji klinis menunjukkan bahwa formulasi hidrogel maupun emulgel memberikan aktivitas yang baik sebagai pelembap kulit, ditandai dengan peningkatan kondisi kulit dan keamanan penggunaan selama periode pengujian.</p> <p><strong>Kesimpulan:</strong> Bahan alam memiliki potensi yang baik sebagai sumber bahan aktif dalam formulasi sediaan topikal, khususnya hidrogel dan emulgel, untuk aplikasi sebagai pelembap alami. Berdasarkan hasil evaluasi fisik dan uji klinis, kedua formulasi menunjukkan efektivitas dan keamanan yang menjanjikan sehingga berpotensi dikembangkan lebih lanjut sebagai produk kosmetik berbasis bahan alam.</p> Anna L Yusuf Copyright (c) 2026 Pharmacy Genius https://creativecommons.org/licenses/by/4.0/ https://genius.inspira.or.id/index.php/pharmgen/article/view/1164 Tue, 30 Jun 2026 00:00:00 +0700